Gaya APA

Sabariyanto, D. (1999). Mengapa Disebut Bentuk Baku dan Tidak Baku? (Cet- 3). Jakarta: Mitra Gama Widya.

Gaya MLA

Sabariyanto, Dirgo. "Mengapa Disebut Bentuk Baku dan Tidak Baku?". Cet- 3 Jakarta: Mitra Gama Widya, 1999. Text.